Ternyata kesabaran dan ikhlas bisa membuat kita hidup bahagia dalam kesederhanaan
Tampilkan postingan dengan label kentongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kentongan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 Januari 2015
kentongan
Kentongan,batang kayu atau bambu yg sudah di potong dan di salah satu
ruasnya di lubangi secara vertikal untuk bisa menibulkan bunyi yang
khas,suatu alat komunikasi zaman yang sangat penting kegunaannya
dimasyarakat pada masanya,kentongan ini salah satunya warisan turun
temuran yang tidak di ketahaui siapa pembuatnya,dulu berfungsi sebagai
sinyal tanda bahaya bagi penduduk sekitar pada zaman penjajahan belanda
saat sirine dari benteng pertahanan belanda dibunyikan tanda ada pertempuran
dengan geriliyawan tentara perjuangan indonesia,setelah itu kentongan
ini akan dipukul untuk memberitahukan penduduk sekitar segera mengungsi
atau mencari perlindungangan ditempat yang aman,begitu juga saat terjadi
pendudukan jepang berlangsung saat terjadi pertempuran antara tentara
jepang dengar gurkha(tentara sekutu)sirine dari tempat pertahanan akan
diteruskan dg kentongan untuk meperingatkan penduduk sekitar segera
mengungsi mencari perlindungan,dimasa kemerdekaan kentongan ini
berfungsi sebagai alat komunikasi antar perangkat desa setempat untuk
mencari ataupun mengumpulkan perangkat desa bila ada pertemuan ,dengan
kode kode tertentu memukul kentongan ini,dengan memukul 1x lalu jedah
terus dilanjutkan dengan memukul nitir(cara memukul terus tanpa
jedah)itu artinya perangkat desa sedang memanggil lurah,ketika kentongan
ini di pukul 2x jedah lalu nitir artinya sedang memanggil carik,dan
ketika kentongan ini dipukul 3x jedah lalu dipukul nitir artinya untuk
memanggil pamong desa.sekarang kentongan ini hanya terdiam dan hanya
sebagai peninggalan yg teronggok di pertigaan jalan desa.pada era 80'an
entah ada yg usil atau memang benar benar kejadian ghoib,kentongan ini
setiap tengah malam selalu berbunyi sendiri hingga terdengar ke seluruh
desa,dan anehnya yg mendengar jelas penduduk yg jauh dari tempat
kentongan ini berada...dengan keheboh an ini pada saat itu akhirnya
penduduk mengadakan barik an semacam do'a bersama,dan setelahnya
kejadian itu tak berulang kembali...(jd)
Langganan:
Postingan (Atom)